gravatar

Lucunya Guruku

Terkadang saya suka nyengir sendiri membaca komentar pengunjung, yang saya yakin kebanyakan adalah guru,pendidik  dan orang terdidik (karena niche blog ini mengangkat tema info dan diskusi tentang pendidikan di Indonesia dan Lampung khususnya). Terutama pada bagian unduhan file silabus,rpp, prota,prosem atau bahan ajar lainnya. Banyak masukan, namun lebih banyak lagi umpatan karena susahnya mengunduh file atau file yang isinya tidak sesuai dengan harapan. Dan pada akhirnya, banyak ragam alasan guru yang menyerah untuk membeli kumpulan silabus dan rpp SD atau kumpulan silabus rpp SMP yang sudah jadi saja.
Pointnya adalah, kumpulan silabus rpp sma atau Silabus rpp maupun program pembelajaran lainya yang saya sediakan di blog ini merupakan contoh semata (saya bahkan menyadurnya dari blog lain). Dan tentu Bapak-Ibu guru paham maksud dari contoh itu apa (karena saya percaya 100% Bapak Ibu guru mengajar anak didik kita pasti disertai contoh-contoh). Nah, silabus,rpp dan program mengajar yang saya lampirkan dalam tiap postinganpun saya selalu tekankan bahwa ini hanyalah sekedar contoh, silahkan bapak ibu guru kembangkan dan disesuaikan dengan kondisi sekolah serta karakter masing-masing (maka kini muncul istilah silabus rpp berkarakter).
Meski demikian, saya tetap acungkan jempol pada Bapak-Ibu guru atas usahanya untuk mencari contoh-contoh silabus rpp meski pada akhirnya kecewa karena mendapati file contoh silabus dan rpp yang diunduhnya tidak sesuai kenyataan. Namun saya berharap, Bapak dan Ibu guru tidak patah arang dengan kasus-kasus seperti itu. Teruslah menggali potensi diri dengan mengembangkan sendiri silabus dan rppnya sehingga benar-benar menjadi pedoman Bapak dan Ibu guru dalam mengajar anak didik kita sesuai dengan karakternya masing-masing.
Oiya, kelupaan. Silabus RPP KTSP dan Silabus RPP Berkarakter sebenarnya sama saja. Perbedaannya hanya ditambahi satu kolom dengan karakter yang hendak diwujudkan. Lalu karakter yang bagaimana yang harus dicapai? Merujuk pada UU no 20 tahun 2003 pasal 3, setidaknya ada 9 karakter yang dapat bapak ibu sisipkan dalam silabus dan rpp.

Semoga menginspirasi guruku sekalian.

gravatar

POS UN 2012 dan Jadwal UN SMP dan SMA 2012

POS UN 2012 dan Jadwal UN 2012 sudah dikeluarkan oleh BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) beberapa waktu lalu. Sepertinya Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional 2012 (POS UN 2012) tidak jauh berbeda dengan POS UN 2011. Untuk lebih jelasnya, anda dapat mengunduh POS UN 2012 yang dikeluarkan BSNP melalui link ini.
POS UN 2012 dan jadwal UN 2012 dibuat meliputi seluruh tingkat satuan pendidikan, mulai dari SD hingga SMA,SMK sederajat. Jika menilik dari isi POS UN 2012, sebagian besar ditujukan kepada penyelenggara Ujian Nasional 2012 untuk level atas. Tugas penyelenggara UN pada tingkat satuan Pendidikan hanya 10% saja. Namun meski begitu POS UN 2012 wajib bagi guru pada level terbawah dan orang yang terkait dengan pendidikan untuk mengetahuinya, agar pelaksanaan UN 2012 mendatang dapat berjalan lancar.

Jadwal UN 2012

Terkait dengan POS UN 2012, tugas kita sebagai penyelenggara UN 2012 pada tingkat satuan pendidikan adalah mengetahui jadwal kegiatan pelaksanaan Ujian Nasional 2012 dan syarat-syarat peserta Ujian Nasional 2012 agar dapat disampaikan sedini mungkin kepada calon peserta UN 2012 dan segenap komponen sekolah lainnya. Termasuk didalamnya penetapan daftar nominasi tetap (DNT) yang harus dikirim mulai paling lambat 31 Januari 2012. Lebih lengkapnya anda dapat mendownlod Jadwal UN 2012 melalui link ini atau lihat data jadwal UN 2012 dibawah ini
Jadwal UN SMP 2012 sederajat
No
Hari dan Tanggal
Jam
Mata Pelajaran
1
UN
Senin,23-04-2012
08.00 – 10.00
Bahasa Indonesia
UN Susulan
Senin,30-04-2012
2
UN
Selasa, 24-04-2012
08.00 – 10.00
Bahasa Inggris
UN Susulan
Selasa,1-05-2012
3
UN
Rabu, 25-04-2012
08.00 – 10.00
Matematika
UN Susulan
Kamis,3-05-2012
4
UN
Kamis, 26-04-2012
08.00 – 10.00
IPA
UN Susulan
Jumat, 4-05-2012

Semoga dengan adanya POS UN 2012 dan Jadwal UN 2012 ini sedikit membantu bapak ibu guru mempersiapkan Ujian Nasional 2012 yang lebih baik lagi.Sumber POS UN 2012

gravatar

Cari Nomor NUPTK anda dengan NUPTK Web Browser terbaru

NUPTK Web Browser 2011 adalah aplikasi bagi anda insan guru dan tenaga kependidikan yang ingin mengetahui Nomor Unik Tenaga Pendidik dan Kependidikan (NUPTK) terbaru. Dengan maraknya Sertifikasi Guru dimana salah satu syaratnya harus memiliki NUPTK, maka NUPTK web browser wajib diperuntukkan untuk guru mengakses database NUPTK online yang berisi database PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) Indonesia yang bertugas baik di dalam Negeri maupun di luar Negeri. Proses update data hanya diperuntukkan bagi pengguna yang sudah diijinkan memiliki akun NUPTK.
NUPTK web browser adalah software untuk melihat NUPTK terbaru yang dibuat oleh Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) Republik Indonesia.
Penggunaan software ini cukup mudah. Jalankan software ini, kemudian pilih kata kunci pencarian. Kata kunci terdiri dari pencarian nuptk, nama PTK, sekolah/madrasah, sekolah luar negeri, pendidikan non formal dan pengawas. Setelah kata kunci dipilih, klik tombol cari untuk mengakses database secara online.
Jika anda masih belum mempunyai software nuptk web browser, dapat di download di situs resmi ditjen pmptk disini. Jika di situs resmi ada masalah, dapat mengunduh software nuptk web browser downloader disini. Software NWB downloader berguna untuk mengunduh secara langsung software nuptk web browser versi terbaru di situs mirror.

Download NUPTK Web Browser

Link utama unduk disini
Mirror disini dan disini

gravatar

Download Kisi - Kisi Ujian Nasional SMP/MTs, SMA/SMKTahun Pelajaran 2011/2012

Keberhasilan Ujian Nasional sangat ditentukan oleh banya faktor diantaranya adalah belajar teratur dan kerja keras. Akan tetapi dalam belajar harus benar-benar memahami materi yang dipelajarinya. Salah satu strategi meraih keberhasilan Ujian Nasional adalah memahami betul Kisi-Kisi soalnya.
Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba berbagi kisi-kisi soal Ujian Nasional tahun pelajaran 2011/2012. Semoga berguna dalam upaya mempersiapkan para peserta didik menghadapi Ujian Nasional.

Download Kisi - Kisi UN 2011/2012

gravatar

Kenapa 1 Menit = 60 Detik?

Bilangan 60 digunakan untuk menyatakan waktu, sejam 60 menit, semenit 60 detik. Bilangan 60 ini digunakan pertama kali oleh bangsa Sumeria, jadi mereka berhitung dengan basis 60 atau disebut juga Sexagesimal.
Alasan kenapa digunakan bilangan 60 adalah bilangan ini bilangan terkecil yang bisa dibagi oleh enam angka pertama yaitu: 1,2,3,4,5,6.
Jadi dengan mudah kita bisa terbayang: 1/2 jam = 30 mnt, 1/3 jam = 20 menit, 1/4 jam = 15 menit, dst. Bayangkan kalau satu jam = 100 menit, berarti 1/3 jam = 33,333 mnt??? Kalo kata orang, itu ngga bunyi …
Kalo kata matematisnya, 60 itu highly composite number, atau bilangan yang angka pembaginya/faktornya banyak, yaitu 1,2,3,4,5,6,10,12,15,20,30,60.

Detik
Detik atau sekon adalah satuan waktu dalam SI (Sistem Internasional, lihat unit SI) yang didefinisikan sebagai durasi selama 9.192.631.770 kali periode radiasi yang berkaitan dengan transisi dari dua tingkat hyperfine dalam keadaan ground state dari atom cesium-133 pada suhu nol kelvin.
Dalam penggunaan yang paling umum, satu detik adalah 1/60 dari satu menit, dan 1/3600 dari satu jam.

Sejarah
Pada awalnya, istilah second dalam bahasa Inggris dikenal sebagai "second minute" (menit kedua), yang berarti bagian kecil dari satu jam. Bagian yang pertama dikenal sebagai "prime minute" (menit perdana) yang sama dengan menit seperti yang dikenal sekarang.
Besarnya pembagian ini terpaku pada 1/60, yaitu, ada 60 menit di dalam satu jam dan ada 60 detik di dalam satu menit.
Ini mungkin disebabkan oleh pengaruh orang-orang Babylonia, yang menggunakan hitungan sistem berdasarkan sexagesimal (basis 60).
Istilah jam sendiri sudah ditemukan oleh orang-orang Mesir dalam putaran bumi sebagai 1/24 dari mean hari matahari. Ini membuat detik sebagai 1/86.400 dari mean hari matahari.
Di tahun 1956, International Committee for Weights and Measures (CIPM), dibawah mandat yang diberikan oleh General Conference on Weights and Measures (CGPM) ke sepuluh di tahun 1954, menjabarkan detik dalam periode putaran bumi disekeliling matahari di saat epoch, karena pada saat itu telah disadari bahwa putaran bumi di sumbunya tidak cukup seragam untuk digunakan sebagai standar waktu.
Gerakan bumi itu digambarkan di Newcomb's Tables of the Sun (Daftar matahari Newcomb), yang mana memberikan rumusan untuk gerakan matahari pada epoch di tahun 1900 berdasarkan observasi astronomi dibuat selama abad ke-18 dan 19.
Dengan demikian detik didefinisikan sebagai 1/31.556.925,9747 bagian dari tahun matahari di tanggal 0 Januari 1900 jam 12 waktu ephemeris.
Definisi ini diratifikasi oleh General Conference on Weights and Measures ke sebelas di tahun 1960. Referensi ke tahun 1900 bukan berarti ini adalah epoch dari mean hari matahari yang berisikan 86.400 detik. Melainkan ini adalah epoch dari tahun tropis yang berisi 31.556.925,9747 detik dari Waktu Ephemeris.
Waktu Ephemeris (Ephemeris Time - ET) telah didefinisikan sebagai ukuran waktu yang memberikan posisi obyek angkasa yang terlihat sesuai dengan teori gerakan dinamis Newton.
Dengan dibuatnya jam atom, maka ditentukanlah penggunaan jam atom sebagai dasar pendefinisian dari detik, bukan lagi dengan putaran bumi.
Dari hasil kerja beberapa tahun, dua astronomer di United States Naval Observatory (USNO) dan dua astronomer di National Physical Laboratory (Teddington, England) menentukan hubungan dari hyperfine transition frequency atom caesium dan detik ephemeris.
Dengan menggunakan metode pengukuran common-view berdasarkan sinyal yang diterima dari stasiun radio WWV, mereka menentukan bahwa gerakan orbital bulan disekeliling bumi, yang dari mana gerakan jelas matahari bisa diterka, di dalam satuan waktu jam atom.
Sebagai hasilnya, di tahun 1967, General Conference on Weights and Measures mendefinisikan detik dari waktu atom dalam International System of Units (SI) sebagai
Durasi sepanjang 9.192.631.770 periode dari radiasi sehubungan dengan transisi antara dua hyperfine level dari ground state dari atom caesium-133.
Ground state didefinisikan di ketidak-adaan (nol) medan magnet. Detik yang didefinisikan tersebut adalah sama dengan detik ephemeris. Definisi detik yang selanjutnya adalah disempurnakan di pertemuan BIPM untuk menyertakan kalimat
Definisi ini mengacu pada atom caesium yang diam pada temperatur 0 K. Dalam prakteknya, ini berarti bahwa realisasi detik dengan ketepatan tinggi harus mengkompensasi efek dari radiasi sekelilingnya untuk mencoba mengextrapolasikan ke harga detik seperti yang disebutkan di atas.
Setiap orang wajib tahu waktu, oleh karena itu mari kita pelajari konversi atau perubahan waktu berikut ini :

gravatar

Apakah Banteng Benci Warna Merah?

Orang sering kali diingatkan untuk hati-hati jika berdekatan dengan banteng jika mengenakan baju berwarna merah. Apakah warna merah memang membuat banteng marah? Faktanya, banteng tidak dapat melihat dengan sempurna, karena Buta Parsial. Apa yang menyebabkan seekor banteng terganggu adalah, karena seseorang melambaikan kain tepat di depan wajahnya. Pandangan terhadap warna adalah subyek yang menipu. Di dalam pandangan manusia memiliki batang mata yang sensitif terhadap cahaya, tetapi tidak menyediakan informasi mengenai warna. Tetapi banteng punya, dan bekerja baik dalam cahaya redup atau gelap. Seperti saat melihat di malam hari, persepsi warna menjadi buram karena gelap. Batang mata manusia dilengkapi dengan tiga jenis sel kerucut, masing-masing sensitif terhadap panjang gelombang cahaya yang berbeda, gelombang merah, hijau, dan biru. Setiap warna yang kita tahu, dapat direpresentasikan sebagai kombinasi dari warna dasar tersebut. Ketika sesuatu yang tidak beres dengan aspek pandangan dasar ini, maka menghasilkan kebutaan warna, yang biasanya berupa ketidakmampuan yang tidak lengkap untuk membedakan warna, daripada mempersempit rentang warna yang dapat dirasakan. Manusia memiliki pandangan warna umum seperti dalam ikan, reptil, amfibi, dan burung. Beberapa binatang melihat lebih banyak warna dari yang kita dapat, misalnya lebah. 
Buta Parsial
Persepsi warna merupakan respon otak atas stimulus yang diterima oleh retina. Telah diidentifikasi 3 jenis sel fotoreseptor kerucut (yang diperlukan untuk dapat membedakan warna) yakni biru, hijau, dan merah. Dibutuhkan minimal 2 sel untuk dapat membedakan warna, dan pada penglihatan warna normal dibutuhkan ketiganya. Buta warna biasanya disebabkan oleh faktor keturunan. Dari faktor keturunan ini yang paling sering ditemukan adalah defek sel merah-hijau. Buta warna ini berkaitan dengan gen X resesif, jadi diturunkan oleh ibu (tidak harus mengalami buta warna, karena gen bersifat resesif) kepada anak laki-lakinya. Pada seseorang dengan buta warna parsial, dapat mengalami defek pada sel kerucut merah ataupun hijau sehingga tidak dapat mempersepsi warna tersebut dan turunannya, juga sulit membedakannya.

gravatar

Download Buku LKS TIK Kelas VII

Buku Ajar PTD Kelas 7 Sem1 Download disini

LKS PTD Kelas 7 Sem1 Download disini

Buku Ajar TIK Kelas 7 Sem1 MDL 2 Download disini

LKS TIK Kelas 7 Sem1 Mdl 2   Download disini

Buku Ajar TIK Kelas7 Sem1 Mdl3 Download disini

LKS TIK Kelas 7 Mdl4 Sem2 Download disini



Terima Kasih buat http://pakteo.wordpress.com/ buat modulnya.

gravatar

Kemiripan Lambang Negara Indonesia dan Polandia

Dunia memang penuh dengan misteri. Sepintas Indonesia dan Polandia tidak ada hubungan dekat apapun; beda benua, beda budaya, beda rumpun bangsa, beda ras, beda bahasa, pokoknya bedaaa.. Tapi kok simbol atau lambang kedua negara ini bisa mirip ya? Let’s take a closer look.
1. National Flag (Bendera Nasional)

Benar kan, mirip? Cuma kebalik aja warnanya, bendera Indonesia merah-putih sementara bendera Polandia putih-merah. Arti dari kedua warna pada bendera tersebut juga mirip. Pada bendera Indonesia merah berarti berani (keberanian dalam memperjuangkan kemerdekaan) dan putih berarti suci. Sementara pada bendera Polandia, merah berarti perjuangan (sebagai simbol darah yang tertumpah dalam perjuangan) dan putih berarti perdamaian.
Di Polandia, ada Hari Bendera (Polish Flag Day) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei sejak tahun 2004. Tapi sayangnya, sama seperti Hardiknas di Indonesia, tanggal 2 Mei itu tidak dijadikan hari libur nasional *berharap mode: on :-)
Yang unik, ada varian resmi bendera nasional Polandia dimana pada bagian atasnya (bagian warna putih) terdapat gambar lambang negara Polandia yaitu burung Elang Putih. Varian bendera ini secara legal diperuntukkan untuk penggunaan resmi di luar negeri, misalnya di kedutaan-kedutaan Polandia di luar negeri, dan di perairan oleh Angkatan Laut Polandia.

Hal menarik lainnya: warna merah dan putih telah ditetapkan oleh Konstitusi Polandia sebagai warna nasional Polandia sejak tahun 1831. Kalau Indonesia, warna nasionalnya apa ya? Soalnya di UUD’45 kan nggak ada nyebut apa-apa tentang warna nasional Indonesia. More info about Polish flag, silakan baca langsung di wikipedia ya.
2. Coat of Arms (Lambang Negara)
Nah yang ini juga mirip, sama-sama mengambil dari bangsa burung yang terkenal gagah, prestise, tinggal di tempat tinggi, dan disegani oleh kaum burung lainnya. Singkatnya, kelasnya raja burung lah. Indonesia memilih burung Garuda, sementara Polandia memilih burung Elang Putih atau yang dalam bahasa Poland-nya disebut Orzeł Biały (bacanya agak ribet: Ojeu Biawe). Sama-sama lagi nengok ke kanan pula, entah apa yang dilihat oleh burung-burung itu di sebelah kanan mereka…

Yang tertarik mengenal lebih jauh tentang si Elang Putih ini, monggo bertanya pada mbah wikipedia. (sumber : http://polandesia.wordpress.com)

gravatar

Download Buku Sekolah Elektronik (BSE) untuk SD/MI

[   ]kelas01_bahasa-kita-bindo_jaruki.zip
11M
[   ]kelas01_belajar-bahasa-indonesia-itu-menyenangkan_ismail.zip
3.8M
[   ]kelas01_bindo_umri.zip
3.1M
[   ]kelas01_dunia-mtk_kismianti.zip
13M
[   ]kelas01_indahnya-bindo-sastra_suyatno.zip
14M
[   ]kelas01_ipa_sholehudin.zip
2.8M
[   ]kelas01_ipa_sri.zip
2.7M
[   ]kelas01_ips_edi.zip
3.2M
[   ]kelas01_ips_indrastuti.zip
3.2M
[   ]kelas01_ips_inoki.zip
6.9M
[   ]kelas01_mtk_djaelani.zip
7.3M
[   ]kelas01_mtk_purnomosidi.zip
11M
[   ]kelas01_pkn_setiati.zip
16M
[   ]kelas01_pkn_suliasih.zip
1.6M
[   ]kelas01_pkn_tijan.zip
7.0M
[   ]kelas01_senang-belajar-ipa_rositawaty.zip
11M
[   ]kelas02_aku-bangga-bindo_ismoyo.zip
7.8M
[   ]kelas02_bahasa-indonesia-umri_nuraini.zip
4.0M
[   ]kelas02_cinta-berbahasa_indonesia_tri.zip
2.6M
[   ]kelas02_indahnya-bindo_suyatno.zip
13M
[   ]kelas02_ipa_heri-sulistyanto.zip
2.9M
[   ]kelas02_ipa_sri-purwati.zip
9.2M
[   ]kelas02_ipa_syaeful.zip
8.2M
[   ]kelas02_ips-mengenal-lingkungan-sekitar_nurhadi.zip
20M
[   ]kelas02_ips_kuswanto.zip
3.1M
[   ]kelas02_ips_tri-jaya-suranto.zip
5.6M
[   ]kelas02_mtk_buchori.zip
3.2M
[   ]kelas02_mtk_purnomosidi.zip
5.6M
[   ]kelas02_pkn_lili.zip
1.8M
[   ]kelas02_pkn_sajari.zip
3.8M
[   ]kelas02_pkn_setiati.zip
25M
[   ]kelas02_senang-belajar-ipa_rositawaty.zip
7.1M
[   ]kelas03_aku-bangga-bindo_ismoyo.zip
8.8M
[   ]kelas03_bahasa-indonesia_kaswan.zip
2.8M
[   ]kelas03_bahasa-indonesia_umri.zip
3.8M
[   ]kelas03_bindo-membuatku-cerdas_edi.zip
4.1M
[   ]kelas03_bindo_mei.zip
579K